Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Gambar Interaktif Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas 1 di Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran Pendidikan Pancasila sering menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak, rendahnya minat belajar, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang efektif. Permasalahan ini juga ditemukan pada siswa kelas I SD Negeri 01/VI Bangko I, yang berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan kesulitan dalam memahami materi Pendidikan Pancasila. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa usia dini yang masih berada pada tahap berpikir konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media gambar interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 01/VI Bangko I, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, selama tiga minggu, dari 20 Oktober hingga 3 November 2025. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas penyusunan RPP, penyediaan media gambar interaktif, serta instrumen observasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 75 pada siklus I menjadi 85,83 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 83,3% menjadi 100%. Selain itu, keaktifan siswa juga meningkat melalui diskusi kelompok dan pemberian penghargaan.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.